Jual Luwak Arabica Gayo
HARGA KOPI
RP 35.000
Jl. Kiai H. Ahmad Dahlan No.1, Imopuro, Kec. Metro Pusat, Kota Metro, Lampung 34111
BELI KOPI MURAH-Victoria Simanungkalit, wakil presiden produksi dan pemasaran di Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan UKM, mengatakan dia perlu meningkatkan skala ekonomi produsen kopi agar kompetitif.

Dalam pernyataan tertulis, Victoria (13/8) mengatakan Selasa bahwa ekonomi petani kopi dapat meningkat jika mereka bergabung dengan komunitas bisnis, terutama koperasi. Sebab, jika hanya secara individual, mereka akan sulit bersaing.

"Produsen kopi, walaupun hanya dengan menawarkan produksi terbatas, akan kesulitan bersaing untuk mendapatkan harga tinggi." Lebih disukai bagi produsen kecil untuk mengumpulkan dan menjual produk mereka melalui Ekonomi lebih besar, "katanya.

Baca juga: Keluhan petani kopi tentang peran pemerintah

Dalam sebuah diskusi berjudul "Peluang untuk produk kopi" yang diselenggarakan oleh Victoria sebagai bagian dari peringatan Hari UMKM Nasional, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah melatih para petani untuk mempertimbangkan kopi sebagai industri. Dengan demikian, para petani menyadari bahwa mereka ada dalam ekosistem dan memainkan peran penting dalam proses pemasaran kopi.

Untuk alasan ini, kata Victoria, keberadaan lembaga komersial, yaitu koperasi, adalah solusi bagi petani kopi. Kegiatan kelembagaan ini perlu diperkuat.

"Koperasi telah membuktikan diri sebagai usaha patungan untuk kepentingan bersama dan bukan untuk kepentingan investor. Para petani kopi dapat meningkatkan skala ekonominya dengan bergabung dengan koperasi," kata Victoria.

Koperasi memudahkan petani untuk memahami struktur pasar kopi, melakukan investasi dan menambah nilai pada produk yang mereka hasilkan. Pemerintah akan membantu meningkatkan daya saing, termasuk standardisasi, akses ke keuangan, aspek perdagangan tertentu dan aspek lainnya.

Pendiri koperasi kopi Mitra Malabar, Dhanny Rhismayaddi, mengungkapkan bahwa meskipun industri kopi saat ini sangat tegang, para petani kopi pada umumnya masih terikat pada kemiskinan. Petani kopi sering menjadi perantara yang menentukan harga sesuai keinginan.

Dia menunjukkan bahwa produsen kopi hanya dapat bersaing jika mereka adalah bagian dari kelompok atau koperasi. Sayangnya, koperasi hanya memiliki beberapa produsen kopi.

"Dalam bentuk koperasi petani, ini sangat menguntungkan, tanpa koperasi petani harus dikembangkan oleh perantara," kata Dhanny.

Dia menjelaskan bahwa dengan bergabung dengan koperasi, petani memiliki nilai jual yang lebih baik. Perantara sulit untuk diperjuangkan karena petani diharuskan menjual hasil panen mereka kepada koperasi. Akibatnya, harga kopi di tingkat petani membaik.

Dia menyebutkan harga kacang hijau dari 70.000 hingga 150.000 rupee per kilogram, sedangkan harga ceri dari 5.500 hingga 7.500 rupee per kilogram. Dikatakan bahwa para perantara umumnya mengambil kopi tanpa kulit dengan harga seperempat dari harga kopi kacang hijau.

Dia mengakui bahwa program pemerintah melalui social forestry, yang memberikan 35 tahun pengelolaan lahan bagi petani dengan koperasi dengan kepribadian hukum, sangat berguna bagi petani. Selain itu, petani kopi umumnya dekat dengan kawasan hutan. Petani yang menerima dukungan pemerintah dapat lebih mengembangkan produk pertanian mereka.

Koperasi Kopi Mitra Malabar memiliki lebih dari 2.300 produsen kopi dengan luas 2.250 hektar (ha). Petani tersebar di Garut, Bandung, Bogor, Sumedang. Selain itu, ada juga di Jawa Tengah, Batang, Lampung. Koperasi ini menghasilkan 1.500 ton kopi per tahun dengan 80% kopi Arabika.

Dhanny mengatakan bahwa kantornya telah menghentikan ekspor kopi karena penyerapan domestik yang sangat besar, tetapi margin ekspor sangat tipis.

Sebagai pengembangan komersial, Koperasi Mitra Malabar juga mengembangkan kedai kopi di berbagai bidang.

Reviews:

Posting Komentar

jual kopi arabika | jual kopi gayo | jual kopi bandung | harga kopi © 2014 - Designed by Templateism, Distributed By Blogger Templates | Templatelib

Contact us

Diberdayakan oleh Blogger.
ORDER VIA WHATSAPP ONLY